Minggu lalu saya mencicipi Soto Betawi di sebuah hotel di Jakarta Selatan yang rasanya sulit dilupakan. Rasanya enak dan gurih santannya pas! Ditambah penyajiannya menarik karena bentuk mangkok yang unik. *penting banget* :p Saya sampai mencari resep membuatnya dan berharap suatu saat nanti bisa bikin soto betawi sendiri seenak itu di rumah.

Soto Betawi endeuss itu

Selang 2 hari setelahnya, saya diundang ke peluncuran produk bumbu masak Sasa di Jakarta. Ternyata kali ini, Sasa mengeluarkan varian baru untuk jenis santan cair. Iya, selama ini yang sudah ada adalah santan bentuk bubuk dari Sasa. Kali ini, Sasa mempermudah kita masak aneka masakan berbahan santan dengan cara mudah. Saya ingat sering menemani mami saya ke pasar untuk membeli santan. Memilih kelapanya sendiri, menunggu giliran kelapanya diparut hingga akhirnya menjadi cairan santan dan memasak aneka masakan dengan bahan santan.

Santan cair Sasa, revolusi memasak mudah

Di acara talkshow Sasa Santan, chef  Vania Wibisono dan Sutjipto, marketing Sasa menjelaskan apa saja 3 ‘rahasia dapur’ Sasa Santan yang membuat produk ini beda dari produk sejenis di pasaran. Berikut 3 rahasia dapur Sasa Santan cair:

a. Aroma dan rasa segar kelapa: ini terjadi karena Sasa Santan cair memakai kelapa tua segar dan juga bantuan teknologi UHT dalam pengemasan. Ehem, sudah tahu, dong, kalau kelapa dua segar menghasilkan santan yang lebih gurih?

Siapa bisa menolak kelezatan rendang?

b. Serbaguna dan praktis: produk ini sudah matang dan bisa langsung dipakai, lho. Di acara ini saya melihat demo masak membuat dessert yang menggunakan Sasa Santan cair sebagai tambahan topping. Misalnya pada pembuatan puding atau minuman kekinian jus mangga dengan potongan buah mangga dan sedikit disiram santan. Nyam!

Contoh penggunaan Sasa Santan cair di dessert salad buah

c. Dibuat tanpa pengawet: Sasa Santan teksturnya tidak kental karena tidak memakai pengental dan juga pengawet. Sasa Santan cair juga tidak perlu dimasukkan ke kulkas, lho. Cukup disimpan di suhu ruang saja. “Selama warna putih, rasanya manis dan gurih, maka Sasa Santan masih layak konsumsi,” jelas pak Sutjipto saat ditanya ciri santan yang masih bisa diolah.

Saat sesi talkshow, peserta antusias bertanya pada chef Vania dan Sutjipto

Oiya, untuk kamu yang tertarik datang ke acara masak-memasak dari Sasa, langsung aja gabung di Komunitas Facebook Kreasi Sasa. Selain berbagi resep masakan (mendadak jadi keliatan jago masak kalau rajin praktek resep-resep dari komunitas ini, hehe..), Sasa juga rajin mengundang anggota ke acara-acara seru yang dibuat Sasa. Asyik, kan!

Presdir Sasa, Ronny Imbar saat meresmikan Sasa Santan Cair

Beres acara, saya pulang dengan senang. Anak kos terbantu banget dengan adanya produk ini. Saya bisa makin eksperimen masak, terutama penasaran banget bikin soto betawi enak dan puding dengan santan. Kalau kamu, paling suka makan masakan olahan santan apa?

Soto Betawi!
Views All Time
Views All Time
440
Views Today
Views Today
3
3 Rahasia Masakan Santan Gurih
Tagged on:                                                                                                                                 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com