Medan dan kuliner sepertinya sulit terpisahkan, ya. Maka ngga heran ketika plesiran di Medan, ngga lengkap rasanya kalau saya ngga mencicip berbagai makanan pembuat gagal diet, haha.. 😀 Satu yang pasti, 3 hari di Medan kurang sekaliii untuk bisa mencicip semua lezatnya kuliner Medan!

Rumah Makan Tabona

Sebagai salah satu rumah makan legendaris di Medan, saya merasa beruntung bisa mampir dengan santainya, karena letaknya dekat sekali dengan hotel tempat saya menginap. R.M Tabona yang berdiri sejak puluhan tahun lalu, jaraknya hanya 2 menit jalan kaki dari hotel, hehe 😀 Secara tempat, rumah makan ini tidak menunjukkan ada sesuatu yang istimewa di awal saya datang. Bangku dan meja berjajar dipenuhi orang-orang yang sibuk makan, ngobrol sambil sesekali menyeruput minuman. Saya cukup surprise bahkan ketika saya yang datang di jam makan siang tidak kebagian tempat duduk, namun diajak oleh salah satu pelayan laki-laki kemayu dan ramah menuju area lain di samping rumah makan. Ternyata ada semacam extension area di sini. Hahaha 😀 Di area ini banyak bangku dan meja kosong, sehingga saya dan teman-teman leluasa memilih tempat. Saya kemudian memesan bihun kari yang populer itu beserta es jeruk. Sementara Feli, teman saya memesan bakmi daging babi.

 

The Famous Bihun Kari Tabona
The Famous Bihun Kari Tabona

Menurut saya, bihun karinya seperti bayangan saya, bihun rebus yang disiram kuah kari kental. Sementara untuk isinya bisa request langsung, bisa daging ayam atau sapi, juga ada pilihan jeroan ayam. Sementara untuk bakmi, satu porsinya muncul bersamaan dengan acar bawang merah dan irisan cabe yang menggugah selera. Rasanya? Saya tidak sempat mencoba karena sibuk dengan bihun kari ayam, hahaha.. Tapi selayaknya prinsip pribadi mengenai masakan dengan olahan sapi kate alias babi: pasti rasanya tak pernah mengecewakan 😀

Bakmi Babi
Bakmi Babi

R.M Tabona

Jl. Mangkubumi no. 17, Medan Maimun, Medan

Restoran Nelayan

Medan dan durian sepertinya sulit terpisahkan, ya. Maka ngga heran ketika mampir ke Medan, ngga lengkap rasanya kalau saya ngga nyobain durian asli Medan. Bentuknya bisa buahnya langsung atau olahan, seperti yang saya coba di Restoran Nelayan, Merdeka Walk. Awalnya saya ngga terlalu antusias datang ke sini, ya karena di Jakarta sudah ada restoran yang sama, dengan menu-menu yang hampir serupa. Pancake duriannya juga pernah saya coba. Namun beberapa teman tetap menyarankan saya menyempatkan diri ke restoran ini. Berhubung siang itu saya belum makan siang, maka saya memesan nasi goreng seafood, 2 macam dim sum dan tentu saja pancake durian.

Siomay Kepiting, salah satu dim sum yang saya pesan
Siomay Kepiting, salah satu dim sum yang saya pesan

Satu porsi pancake durian berisi 2 buah pancake. Saya minta waitress membelah pancake dengan gunting yang sudah disiapkan. Pancake durian pun terbelah cantik menjadi 2 bagian, memperlihatkan isinya: daging durian lembut berwarna kekuningan. Niatan saya yang sudah kenyang makan nasi goreng dan 2 porsi dim sum ini hanya memakan 1 pancake, kemudian dibungkus sisanya. Ternyata begitu masuk mulut, niatan tersebut hilang, saudara-saudara! 😀 Bila saya biasanya makan pancake durian dengan lapisan kulit yang agak tebal, pancake durian di Nelayan ini kulitnya tipis dan berwarna kehijauan. Daging duriannya sudah halus dan sangat lembut, mencair dalam mulut! Walau harganya cukup mahal untuk ukuran pancake durian (saya tidak ingat persis harganya, sekitar 45 ribu-50 ribu kalau tidak salah, untuk seporsi isi 2), namun ini salah satu penganan wajib coba kalau kamu mampir ke Medan.

Yummm!!
Yummm!!

Restoran Nelayan

Cabang Merdeka Walk

Jl. Balai Kota, Medan Barat, Medan

Buka 24 Jam

On Do Grill Batak

Mendapat rekomendasi dari beberapa kawan yang asli Medan, saya lekas mengunjungi Rumah Makan On Do di Jalan Pabrik Tenun ini. Lokasinya seperti rumah yang disulap dengan beberapa meja makan dan ternyata bagian dalamnya cukup luas, termasuk ada taman mungil yang juga bisa dijadikan pilihan bersantap. On Do, menurut teman kami, menjual berbagai olahan panggang ala Batak namun dikawinkan dengan olahan panggang ala Korea. Mengapa begitu? Ternyata hal tersebut terjadi karena pemilik RM On Do adalah orang Indonesia yang menikah dengan Warga Negara Korea. Jadi, kalau kamu ke sini, jangan berharap makan aneka olahan babi dipanggang seperti di kedai makan Batak umumnya. Namun inilah yang menjadi daya tarik On Do. Percaya nggak, saya mampir ke On Do 2x dalam 2 hari berturut-turut! Kebayang dong enaknya gimana? Hahaha 😀

Beberapa menu andalan On Do
Beberapa menu andalan On Do

 

Anti mainstream, nawarin menu langsung bawa bentukannya di piring! Hahaha
Anti mainstream, pelayan menawarkan menu langsung bawa bentukannya di piring! Daripada ketipu buku menu, kan? Hahaha 😀

Selain menyediakan sayur daun singkong, sayur daun ubi, saksang (pssst, ada saksang ayam juga di sini!), panggang babi, arsik ikan mas, dan makanan khas Batak lainnya, rusuk babi, babi goreng dan kulit babi adalah 3 menu yang wajib kamu pesan! Selain itu, pesan juga Kalbi, iga babi yang dipanggang ala Korea. Jangan lupa pesan minuman Cap Badak, sarsaparilla khas Sumatera Utara. Mantap, kali, bah!

Liat dong gimana crispynya kulit babi iniii.. *ngeces*
Liat dong gimana crispynya kulit babi iniii.. Rasanya JUARAAAAAA BANGETTTT!! *ngeces*

 

Babi goreng.. Yameeeeeh!!
Babi goreng combo Cap Badak,  Yameeeeeh!!

Presentasi masakan yang dihidangkan di On Do memang seperti terlihat di foto, yaitu menggunakan piring kecil. Harga makanan yang saya pesan ini per porsi sekitar 20 ribu-an, namun percaya deh, saking enaknya, kayaknya kalau sedang lapar, kurang deh satu porsi! Hehehe 😀 Apalagi dimakan pakai nasi putih hangat, dicocol sambalnya. Nyam nyam nyam..

Nunggu pesanan diantar, pose dulu
Kami kenyaaang dan senaaang! 😀

On Do Grill Batak

Jl. Pabrik Tenun No.45, Kota Medan

Telepon: (061) 4511608, 4566762

 

Ucok Durian

Sebagai penikmat raja buah alias durian, tentu saja saya tak mungkin melewatkan kesempatan mampir ke depot Ucok Durian di Medan. Durian Ucok terkenal karena selalu menyediakan durian tanpa mengenal musim! Buat kamu penggemar durian, jangan lupa masukkan Durian Ucok ke daftar kulinermu. Hanya datang, pesan dan duduk, maka durian diantar ke mejamu. Di meja tersaji juga air mineral dalam gelas, untuk melegakan tenggorokan saat makan durian.

Laff banget tempat iniii, hahaha
Laff banget tempat iniii, hahaha
Situasi 24 Jam di Ucok Durian, sibuuuk belah duren! #eh
Situasi 24 Jam di Ucok Durian, sibuuuk belah duren! #eh

Selain buah durian yang dimakan langsung, Durian Ucok juga menyediakan Pancakenya. Oiya, buah dan pancakenya sama-sama bisa dijadikan oleh-oleh. Tinggal pilih kemasan mana yang mau kamu jadikan oleh-oleh, tim Durian Ucok cekatan membuka durian dan memasukkan buahnya ke dalam tempat yang sudah dipilih, mengemasnya dengan lakban bening dan kemudian melapisinya dengan lakban merk Durian Ucok. Praktis! Sementara untuk pancake durian, tersedia di lemari pendingin, menunggu dibawa pulang 😀

King of Fruit
King of Fruit

Ucok Durian

Jalan KH Wahid Hasyim No. 30 – 32, Kota Medan, Sumatera Utara 20153

Buka 24 Jam

 

Cha Sio Afuk 88

Menyebut nama cha sio atau char siu di Medan, hampir semua orang merujuk pada Cha Sio Asan di Jalan Sun Yat Sen. Namun karena keterbatasan waktu, saya ngga bisa mampir ke Asan tanpa absen makan nasi campur enak di Medan #Teteup 😀

Kedai Cha Sio Afuk 88
Kedai Cha Sio Afuk 88 tak jauh dari Istana Maimun

 

no caption needed
no caption needed

Berbekal rekomendasi char siu Medan yang ciamik, saya memesan char siu lengkap dengan sio bak. Cha sio adalah olahan babi yang dimasak barbekyu dengan bumbu-bumbu dan diberi pewarna merah. Tak heran, warna daging babinya kemerahan. Sedangkan sio bak favorit saya adalah babi panggang yang warnanya putih kecoklatan. Rasanya jangan ditanya.. Krenyes krenyes gurih lezat tiada duaaa! Hahhaa 😀

Nasi Campur Cha Sio
Nasi Campur Cha Sio

Jangan lupa makan nasi campurnya dengan kerupuk kulit babi yang tersedia di meja-meja. Pesan minumannya liang teh. Segar! Cha sio Afuk 88 juga bisa dibungkus dan dijadikan oleh-oleh jika segera ingin kembali ke kotamu.

Cha Sio Afuk 88 (Tidak Ada Cabang)

Jl. Brigadir Jendral Katamso no 148

Medan Maimun

 

Repvblik Kopi

Kamu penggemar kopi? Jika iya, kedai kopi ini boleh kamu jadikan tujuan tempat bersantai sambil recharging energy. Saya datang ke kedai ini untuk membeli kopi Sidikalang sebagai oleh-oleh. Tak hanya Sidikalang, kedai ini juga menyediakan kopi Aceh, kopi Luwak, kopi Lintong dan masih banyak lagi. Kopi yang disajikan digiling di hadapan kita, termasuk kopi yang saya ingin bawa pulang saat itu.

Salah satu sudut di Repvblik Kopi
Salah satu sudut di Repvblik Kopi

 

Jenis kopi di Repvblik Kopi
Jenis kopi di Repvblik Kopi

 

Repvblik Kopi

Jl. Setiabudi No. 84 A-B, Medan

Buka mulai 11.00 WIB

 

Nah, itu tadi sekelumit kisah perut saya di Medan. Saya percaya masih banyak makanan Medan lainnya yang enak dan belum saya cicipi. Tulis kuliner Medan favoritmu atau yang mesti saya coba di kolom komentar, ya!

 

 

Views All Time
Views All Time
11312
Views Today
Views Today
13
6 Tempat Wisata Kuliner di Medan yang harus Kamu Coba
Tagged on:                                                                                                                                                                                                                 

9 thoughts on “6 Tempat Wisata Kuliner di Medan yang harus Kamu Coba

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com